Tingkatkan Kompetensi Pendidik di Era Digital, MA YAPIKA Kurnia Gelar Workshop Diseminasi: Guru Berinovasi Kokurikuler & Media AI
10/7/20263 min read


Arahan dan Pembukaan Resmi oleh Ketua Yayasan YAPIKA Kurnia
Kegiatan workshop dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan YAPIKA Kurnia, Bpk. H. Aang Athorida, S.Pd., M.M.Pd. Dalam sambutan arahannya di hadapan seluruh peserta, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif peningkatan mutu profesionalisme para tenaga pendidik di lingkungan madrasah.
Beliau menekankan bahwa transformasi madrasah tidak boleh berhenti pada aspek infrastruktur fisik semata, melainkan harus menyentuh kualitas interaksi pembelajaran di dalam kelas. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital mutakhir seperti kecerdasan buatan bukanlah pengganti peran guru, melainkan instrumen pendukung yang sangat kuat untuk memperluas kreativitas pendidik, mengefisienkan waktu penyusunan perangkat ajar, dan menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. Beliau berharap hasil dari diseminasi ini dapat langsung diimplementasikan dalam rutinitas kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Kersamanah, Garut – Perkembangan lanskap pendidikan di abad ke-21 menuntut institusi pendidikan untuk terus beradaptasi, berbenah, dan memperbarui kompetensi para pendidiknya. Menjawab tantangan integrasi kurikulum serta percepatan teknologi digital, MA YAPIKA Kurnia (Yayasan YAPIKA Kersamanah - Garut) menggelar agenda strategis berupa Workshop Diseminasi: Guru Berinovasi Kokurikuler & Media AI yang bertempat di ruang kelas MA YAPIKA Kurnia. Kegiatan ini dirancang secara khusus untuk membekali dewan guru dengan kerangka operasional kokurikuler yang kokoh sekaligus keterampilan praktis memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).


Sesi Pertama: Perencanaan dan Penguatan Kokurikuler Madrasah
Memasuki agenda inti sesi pertama, forum dipandu oleh Bpk. Yayan Maryana, M.Pd. yang membedah tuntas aspek teknis tata kelola kokurikuler di lingkungan satuan pendidikan. Sesi ini menitikberatkan pada pentingnya menyelaraskan rancangan pembelajaran dengan karakteristik peserta didik dan profil madrasah secara terukur.
Rangkaian materi yang disampaikan pada sesi penguatan kokurikuler ini meliputi:
Analisis Satuan Pendidikan (SP): Memetakan potensi lingkungan, kesiapan sarana, serta karakteristik peserta didik madrasah sebagai landasan program kokurikuler.
Perumusan Dimensi Profil Lulusan (DPL) dan Tema: Menentukan target capaian karakter serta pemilihan tema kontekstual yang relevan dengan kebutuhan murid.
Bentuk dan Tujuan Kokurikuler: Merumuskan bentuk kegiatan berbasis proyek terpadu dengan indikator capaian yang jelas dan berkesinambungan.
Alokasi Waktu dan Penjadwalan: Menyusun matriks pengaturan jam pelajaran secara efektif tanpa mengganggu ritme intrakurikuler reguler.
Perencanaan Kokurikuler: Menyusun modul operasional proyek, penugasan kolaboratif tim pengajar, dan alur tahapan kerja siswa.
Asesmen dan Pelaporan: Mengembangkan instrumen penilaian autentik, rubrik evaluasi berkala, hingga teknis penulisan buku laporan pencapaian profil siswa.


Sesi Kedua: Hands-On Pembuatan Media Ajar Berbasis Artificial Intelligence
Sesi kedua berlanjut dengan nuansa praktis dan aplikatif bersama narasumber Bpk. Cecep Hilmi Nurdin, ST., M.Pd. yang mengangkat pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam produksi media ajar interaktif. Melalui panduan langsung di layar proyektor interaktif, para guru diajak bereksplorasi menciptakan beragam materi edukatif secara efisien.
Poin-poin keterampilan digital yang dipraktikkan langsung oleh para peserta meliputi:
Komik Digital Edukatif: Merancang skenario visual bermuatan materi pelajaran agar konsep-konsep abstrak dapat dipahami siswa secara visual dan menyenangkan.
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berwarna: Menyusun lembar tugas terstruktur dengan tata letak visual modern guna meningkatkan antusiasme belajar mandiri murid.
Slide Presentasi Futuristik: Menggunakan otomasi desain berbasis AI untuk menghasilkan materi presentasi kelas yang dinamis, rapi, dan menarik perhatian siswa.
Infografis Berwarna: Merangkum data, garis waktu, atau bagan konsep ke dalam grafis visual padat informasi yang siap dicetak maupun dibagikan secara daring.
Eksplorasi Gemini Gem: Memanfaatkan sistem asisten cerdas berbasis prompting khusus untuk menyusun bank soal, modul ajar, dan alternatif skenario pembelajaran kelas secara instan.


Antusiasme Guru dan Komitmen Berkelanjutan Madrasah
Selama workshop berlangsung dari pagi hingga sore hari, suasana pelatihan berjalan sangat dinamis dan interaktif. Para peserta tampak aktif membuka laptop masing-masing, mencoba berbagai perintah teks (prompts), serta berdiskusi hangat dengan pemateri seputar kendala teknis pembuatan materi digital. Antusiasme ini memperlihatkan kesiapan dewan guru MA YAPIKA Kurnia dalam menyelaraskan diri dengan tuntutan madrasah digital modern.
Pelaksanaan workshop diseminasi ini menjadi salah satu tonggak strategis MA YAPIKA Kurnia dalam menghadirkan ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Melalui kolaborasi antara tata kelola kokurikuler yang terstruktur dan media instruksional berbasis AI yang mutakhir, madrasah optimis dapat terus mencetak generasi lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
